Beranda Opini

Pilkada 2018, Pendamping Arief Menentukan Masa Depan Kota Tangerang

Wali Kota Tangerang Minta ASN dan PGRI Saling Bersinergi

KOTA , Pelitabanten.com – Calon pendamping dalam bakal menentukan masa depan wilayah tersebut. Dan tentunya juga karir sang Wali Kota.

Hal itu diutarakan pengamat dari Universitas , Maswadi Rauf. “Sebab posisi wakil itu bukan ban serep,” ujarnya, Kamis (7/12/2017).

Ia menjelaskan posisi yang menjadi pendampingnya tak kalah strategis. Sedangkan Wali Kota dapat membangun networking agar pembangunan terkawal sesuai dengan kerja yang telah ditetapkan.

Menurutnya, banyak informasi yang menarik yang didapatkannya tentang Kota Tangerang. “Saya dapat info memang di Kota dan Kabupaten Tangerang ramai sekali yang berharap menjadi wakil,” ucapnya.

Kondisi ini sebaiknya tidak terjadi. Partai kan bisa saja berkoalisi. “Kalau sampai semua minta wakil, menurut saya telah gagal. Ini jalan buat profesional atau birokrat untuk dipertimbangkan calon pertahana,” kata Maswadi.

Baca Juga:  Ini adalah 15 Tanda Balita Sehat

Begitu juga dengan karir Arief. Dengan usia yang begitu muda, orang nomor satu di Kota Tangerang saat ini tentunya tengah mempertimbangkan akan ke mana setelah lima tahun menjabat sebagai Wali Kota.

“Tangerang harusnya sama dengan DKI Jakarta, daerahnya harus maju. Pembangunan berbagai moda transportasi harus sesuai dengan perkembangan zaman. Kekuatan itu harus lahir ditangan Pak Arief pada peroiode keduanya,” ungkapnya.

Saat ditanya tentang perkembagan politik di Pilkada Kota Tangerang yang hingga kini Arief belum menemui lawan, dirinya menyebut seharusnya hal ini tidak boleh terjadi. Jika itu terjadi, jelas ada yang salah dengan yang akan digelar.

Ia menuding yang paling bertanggung jawab adalah partai politik. Sebab seharusnya partai politik lebih aktif dalam membangun kader.

Maswadi juga mengharamkan adanya ‘lawan boneka’ yang merupakan bagian dari menipu rakyat. “Faktornya kemungkinan karena peraturan yang rumit, bisa juga karena adanya politik . Enggak usah ada Pilkada kalau seperti itu (calon tunggal), tetapkan saja langsung. seperti itu seharusnya ditinggalkan,” paparnya.

Baca Juga:  Tes Swab Antigen Massal di Kota Tangerang