Beranda News

Rutan Rangkasbitung Gelar Pemilihan Jaro 2018

Rutan Rangkasbitung Gelar Pemilihan Jaro 2018

RANGKASBITUNG, Pelitabanten.com – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Rangkasbitung melalui (KPU) kembali menggelar Pemilihan Umum Jaro (sebutan dalam adat sunda) Warga Binaan Pemasyarakatan (). Kegiatan pemilihan berlangsung lancar dan sukses di lapangan serbaguna secara adil, terbuka, transparan dan demokratis serta tetap dalam suasana aman dan , Rabu (28/02) Pagi.

Jaro merupakan refleksi sistem pemerintahan yang berlangsung di , sehingga untuk kali ke-3 di tahun 2018 ini digelar, usai Jaro periode 2016-2018 telah habis masa jabatnya.

Dikonfirmasi via pesan singkat , Kepala rutan Rangkasbitung, Aliandra Harahap menyampaikan bahwa Pemilihan umum ini digelar sebagai bagian pendidikan dan pembinaan bagi WBP Rutan Rangkasibtung.

“Pemilhan jaro sudah menjadi agenda rutin Rutan Rangkasbitung, Jaro terpilih akan membantu petugas untuk melakukan pembinaan kepada warga lainnya, juga membantu petugas dalam menyelenggarakan kegiatan-kegiatan pembinaan terhadap warga binaan, intinya menjadi jembatan dari WBP ke Petugas” kata Aliandra Harahap

Baca Juga:  Bersama Mitra 2019, BKKBN Banten Gelar Sosialisasi Advokasi KKBPK

Aliandara berpesan kepada jaro terpilih agar dalam menjalankan roda pemerintahan, jaro dan Petugas bisa bersinergi dan membantu komunikasi yang baik antara warga binaan dengan petugas.

Menurutnya, pemilihan Jaro ala Rutan Rangkasbitung ini sesuai dengan prinsip kemasyarakatan yaitu, reintegrasi sosial sedapat mungkin kegiatan yang dilakukan akan membuat warga binaan semakin dekat apa yang terjadi di masyarakat.

“Seperti halnya dilingkungan masyarakat ada sebuah pemerintahan, yang berlaku baik dimasyarakat kita contoh, ketika kembali, mereka bisa terapkan pola hidup bermasyarakat itu” Pesan Aliandra

Karutan mengungkapkan, pencalonan sendiri melalui beberapa tahapan yakni penjaringan, verifikasi dan pemilihan. Kriterianya calon harus memiliki keterangan berkelakuan baik versi wali Rutan, dan warga binaan yang boleh mencalonkan hanya berlaku untuk yang sudah jatuh Vonis saja.

Menurut informasi dari Ketua KPU Jaro WBP, sebut saja NVL yang juga sekaligus menjabat sebagai Ketua DKM Mesjid Attaubah Rutan Rangkasbitung menyampaikan bahwa antisipasi dan partisipasi WBP mengikuti proses pemilihan ini sangat tinggi, sebanyak 207 orang WBP berpartisipasi menyalurkan hak suaranya dan mereka berkomitmen dengan tujuan dilaksanakannya pemilihan jaro ini.

Baca Juga:  Petugas dan WBP Rutan Rangkasbitung Jadi Instruktur Senam di Pondok Pesantren La Tansa Dua

sementara salah seorang WBP sebut saja AKZ yang kami mintakan pendapatnya, menyampaikan harapanya terhadap pemiihan jaro ini. “kami ingin jaro terpilih semakin meningkatkan rasa kekeluargaan dan dapat menampung aspirasi serta menjadi jembatan untuk meningkatkan pembinaan disini” Harap AKZ

Sementara Jaro terpilih, Iman Lesmana menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak, ia berkomitmen menjalankan amanah sesuai dan tujuan pemilihan jaro ini”mari bersama dan bersama-sama menjaga Rutan Rangkasbitung, tempat hidup dan tempat pembinaan bagi kita semua,” tutupnya.

Sebagai informasi Jaro WBP dibentuk terkait fungsinya yang sama dengan pemuka sebagaiamana Peraturan Menteri No. 7 Tahun 2013 tentang Pengangkatan dan Pemberhentian Tamping dan Pemuka pada Lapas. Berdasarkan peraturan tersebut di Rutan Rangkasbitung tidak memungkinkan dibentuknya Pemuka, maka sebagai afiliasinya, dibentuklah Jaro sebagai Cerminan dari Pemuka dengan tetap mengacu pada aturan yang berlaku.

Baca Juga:  CPNS Rutan Rangkasbitung Laksanakan Orientasi dan Pengenalan Lingkungan di Situ Pelayangan Cimarga