Beranda News

Tito Sebut Arief Teliti, Detail dan Menguasai Masalah Inflasi di Kota Tangerang

Tito Sebut Arief Teliti, Detail dan Menguasai Masalah Inflasi di Kota Tangerang
Arief R Wismansyah Wali Kota Tangerang Beri Pemaparan Penanganan Inflasi di Kota Tangerang. Selasa (24/1). Foto Pelitabanten.com (*/Ist)

KOTA TANGERANG, Pelitabanten.com – Wali Kota Tangerang Arief R. Wismansyah memaparkan sejumlah langkah kebijakan yang diambil oleh dalam menangani laju inflasi selama tahun 2022 pada Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Tingkat Tahun 2023.

Dalam acara yang dihadiri secara daring oleh Gubernur, Bupati dan Kepala Daerah seluruh Indonesia, Arief menyampaikan langkah – langkah strategis yang ditempuh oleh Pemkot Tangerang demi terus menekan laju inflasi khususnya di wilayah Kota Tangerang.

“Penanganan dilakukan secara TMS ( Terstruktur Masif dan Sistematis),” ungkap Wali Kota dalam rapat secara daring yang dipimpin langsung oleh Tito Karnavian, Selasa (24/1/2023).

Arief memaparkan salah satu faktor yang menjadi penyumbang naiknya laju inflasi di Kota Tangerang adalah sektor transportasi, dan Pemerintah Kota Tangerang telah menyikapi dengan pemberian subsidi melalui digratiskannya tarif Bus dan juga angkutan perkotaan Si Benteng.

“Sebelumnya bertarif Rp. 2.000,- , digratiskan selama September hingga 2022 dengan total subsidi sebesar 32 Miliar Rupiah,” beber Wali Kota.

Tak hanya itu, langkah lain yang diambil adalah dengan mengoperasionalkan pasar keliling si Jampang (Belanja Gampang) yang dikelola oleh PD. Pasar Kota Tangerang dan berfungsi sebagai pengendali harga komoditas di pasaran.

“Yang membedakan adalah, harganya menggunakan harga di dan tidak mengambil profit kepada ,”

“Dan beroperasi di wilayah perumahan yang jauh dari pasar,” jelasnya.

Menanggapi paparan Wali Kota, Mendagri Tito Karnavian mengapresiasi paparan terkait penanganan inflasi di Kota Tangerang dan menyebut Wali Kota sangat teliti, detail dan menguasai masalah, terlebih berbagai kebijakan yang diambil melibatkan peran serta di daerah.

“Ibarat dokter, karena menguasai masalah maka diagnosanya tepat dan terapinya tepat,” pungkas Tito.