TANGERANG, Pelitabanten.com – Himpunan Mahasiswa Tangerang HIMATA Banten Raya menyelenggarakan dialog publik dengan tema “Masyarakat dan Pendidikan” di Gedung Graha Pemuda kawasan Pemerintah Daerah Kabupaten Tangerang, Kec. Tigaraksa, Kab. Tangerang-Banten.
Acara yang diadakan oleh HIMATA Banten Raya tersebut dihadiri para pengurus DPW Himata Banten Raya, Komisariat Untirta, Komisariat SMIH/UIN, Komisariat Unsera dan beberapa perwakilan dari perguruan tinggi yang ada di Banten.
Selain itu terlihat juga para senior Himata yang turut memberikan dukungan pada acara dialog tersebut diantaranya Hasan Basri, Badru Salam, Madsoni, Yusa, Kudil dan Agus.
Dalam acara tersebut DPW Himata Banten Raya, menghadirkan Narasumber dari Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang, Forum TBM Kabupaten Tangerang, dan Sekjen Laskar Aswaja Prov. Banten.
Dialog bertajuk “Masyarakat dan Pendidikan” yang dimulai sejak pukul 19.30 dan berakhir hingga pukul 23.00 itu berjalan seru dan menarik antara mahasiswa dan Narasumber. Para mahasiswa yang sangat kritis ketika membahas bagaimana peran mahasiswa dalam mengembangkan Budaya Literasi di Masyarakat serta Literasi di dunia Pendidikan, seakan tidak pernah habis membahas peran penting Literasi di dalam masyarakat dan pendidikan. Sehingga membuat panitia membatasi waktu dialog itu hingga pukul 23.00 Wib.
“Pemerintah terus berupaya meningkatkan mutu pendidikan di masyarakat baik melalui pendidikan Formal, Non Formal maupun Informal. Namun dalam hal ini sangat diperlukan peran mahasiswa untuk bersama-sama berjuang mewujudkan cita-cita pendidikan dalam mencerdaskan anak Bangsa,” ujar Badru Salam perwakilan Dinas Pendidikan Kab. Tangerang, Minggu (18/62017).
Sementara Hasan Basri yang merupakan seorang pakar hukum dan juga sekjen Laskar Aswaja Provinsi Banten mengajak mahasiswan dan pemuda untuk mengabdi kepada masyarakat melalui dunia pendidikan.
“Mahasiswa sebagai Agen Perubahan harus menanamkan kedisiplinan tinggi baik dalam memenejemen diri maupun organisasi kemahasiswaan dan mahasiswa harus memiliki tekad dan niat yang tulus untuk mengabdi kepada masyarakat maupun di dunia pendidikan,” katanya.
Dalam dialog tersebut, budaya literasi menjadi pokok persoalan penting terkait pendidikan dan masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Ketua Forum TBM Kab. Tangerang, Andri Gunawan.
“Masyarakat dan Pendidikan sangat erat kaitanya dengan Budaya Literasi yang sedang kami perjuangkan bersama para pegiat literasi yang ada di Kabupaten Tangerang. Dalam hal ini kami sangat mengharapkan peran dari seluruh unsur masyarakat untuk bersama-sama membangun budaya literasi baik dari lingkungan keluarga, masyarakat, maupun di lembaga-lembaga pendidikan. Dan kami berharap mahasiswa harus terdepan untuk bersama-sama berjuang membangun budaya literasi sehingga tercipta masyarakat yang gemar membaca, menulis dan belajar mengajar sepanjang hayat,” ujarnya.
Sonil, Ketua Moli Chapter Tangerang menambahkan, “Himata sejak dulu konsisten dalam meningkatkan pemberdayaan masyarakat melalui pendidikan, dalam hal ini para senior Himata ikut berpartisipasi dengan mendirikan pendidikan masyarakat yaitu PKBM dan TBM Himata. Untuk itu kami sangat berharap kader Himata dimanapun berada bersatu padu membangun serta memajukan pendidikan masyarakat melalui Gerakan Literasi,” tandasnya.